Tampilkan postingan dengan label Gila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gila. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2008

Midnight Madness

Belanja Terus sampai Mati

Akhir dari sebuah perjalanan
mendarat di sudut pertokoan
buang kepenatan

awal dari sebuah kepuasan
kadang menghadirkan kebanggaan
raih keangkuhan

tapi tapi
itu hanya kiasan
juga juga suatu pembenaran
atas bujukan setan,
hasrat yang dijebak jaman
kita belanja terus sampai mati

duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban
duhai korban keganasan peliknya kehidupan urban

by, Efek Rumah Kaca

Berawal dari celetukan adikku yang bilang kalo malam minggu kemarin dan khusus hari itu, ada yang namanya midnight sale di Sun Plaza. Diskon besar2an ampe 80 %. Di Medan setau ku belum pernah tuh ada yang namanya midnight sale2an. Jadi pengen liat. Ga kayak kota2 besar lainnya. Hehe. Sun plaza adalah salah satu mall terbesar di Medan dan satu2nya mall yang memiliki perwakilan SOGO. Jadi ibuku dan adikku (aku juga sih. hehe) dengan semangat 45 membujuk ayahku buat pergi ke sana. Dan berhasil… yesss. Belanja2 nih.

Berhubung namanya midnight, jadi sale nya di mulai dari jam 9 ampe 12 malem. Kami berangkat abis magrib dan makan malem. Sekitar jam setengah 8. Yang kami lupa adalah hari itu adalah malem minggu. Hari dimana muda-mudi, tua-tui, jalan-jalan, kongkow-kongkow menghabiskan malam. Dan yang kami ga tau, adalah ternyata pengumuman tentang midnight sale itu udah tersebar ke seluruh kota dan seluruh kota sedang menuju ke sana. Jarang2 gitu lo ada diskon ampe 80 %.

Jadi.. apa yang terjadi?? Yang terjadi adalah kemacetan yang luar biasa. Aku ga habis pikir, kirain cuma Jakarta aja yang bisa macet besar2an kayak gitu. Di hari biasa, dari rumahku ke sun plaza hanya butuh waktu sekitar 20 menitan. Tapi kemarin hal itu tak terbukti. Kami terjebak. Sepanjang jalan Diponegoro (jalan menuju Sun plaza) macet total. Total. T-O-T-A-L. Anjriittt. Mobil kami ga bergerak. Sekalinya bergerak Cuma se-inchi2 la. Orang2 berbondong2 pergi ke Sun. Persis kayak adegan film I am legend dimana seluruh kota mengalami kemacetan karena ingin keluar dari kota NY yang terserang wabah virus mematikan (diskon = virus??). Lampu lalu lintas juga mati. Parah gila. Tempat parkir pada penuh, ga ada tempat buat naro mobil.

Orang2 yang pengen ke Sun memutuskan untuk parkir di Mesjid Agung atau meninggalkan mobil mereka bersama supir lalu berjalan ke sun (nenek2 aja semangat buat jalan kaki). Hebat. Sungguh hebat pengaruh yang dibuat kata “midnight sale” kepada setiap orang2 yang menuju sun. Kesemuanya ingin menikmati apa yang disebut potongan harga. Hahaha. Betul kata Efek Rumah Kaca, budaya “belanja terus sampai mati” tertanam di tiap2 individu yang ada di sana kemarin. Termasuk aku. Huhu.

Di tengah kemacetan itu, ayahku yang benci dengan situasi2 seperti itu mulai menggerutu. Mulanya sih ayahku diem aja. Terus berdecak kagum kesal, lalu ngomong “macam mana ini ga jalan2 kita” trus ngomong lagi “ah, ga betul lagi ini” sampai akhirnya “ya udahlah pulang aja kita”.

Dan itulah…..

Setelah 1 setengah jam ga bergerak, ayahku mengambil jalur keluar dari arah sun. kami sampai rumah sekitar jam 10 lewat. Tanpa hasil apa2. Yang ada cuma capek dan kesal aja. Tua2 di jalan aja. Parah, malam mingguan kemarin. Kayaknya kota Medan (atau aku??) belum siap tu buat yang namanya midnight sale. Sialll, padahal aku juga pengen belanja2, huhu.

Maybe next time…next time maybe…

Oya, denger2 kabar dari tanteku, katanya midnight sale nya ditambah waktunya sampe jam 2 pagi. Gileeee, doping apa yang dipake orang2 buat belanja ampe jam segitu?? ck..ck..ck. Belanja terus sampe mati........

Selasa, 07 Oktober 2008

Lebaran Night

Halo..

Wah, ini postingan pertama dibulan Oktober dan dibulan Syawal. Hehehe. Gimana lebarannya semua?? Pasti seru2 ya?? Yah, karena sekarang masih dalam suasana lebaran aku pengen cerita2 juga soal lebaran ah... Hehe.

Lebaran taun ini kami sekeluarga ga mudik. Dan hal ini dikarenakan keluarga besarku ada di Medan. Udah lama juga ga mudik, terakhir kali tu kira2 taun 2005, kami mudik ke kampung halamannya nenekku di daerah Padang dan Matur di Sumatera Barat. Tapi karena keluarga yang di Padang udah pada datang ke Medan jadi ga mudik2 lagi. Sayang juga sih karena daerah Matur tu tempatnya indah, persis kayak karangan yang kita buat kalo ada tugas mengarang ”liburan ke rumah nenek” waktu SD dulu.

Lebaran taun ini cukup berlangsung baik dan lancar, meskipun waktu Sholat ied sempat sedikit diguyur hujan karena Sholatnya di lapangan. Hari pertama kami berkumpul di rumah nenek yang paling tua (udah nenek2, paling tua pula, hehehe) semua keluarga berkumpul dan saling bermaaf2an. Tapi sangat disayangkan karena keluarga omku yang di Jakarta tidak dapat hadir karena tiket pesawat yang mahal. Sial. Kenapa pemerintah ga mengadakan program tiket pesawat murah?? Padahal kalo nonton bioskop aja ada paket nonton hemat, ini diskriminatif namanya. Yah tapi apa boleh buat. Hari kedua dan ketiga kami berbalas kunjungan ke rumah2 keluarga atau teman2 ortu. Hari keempat mengadakan open house. Open house kali ini berjalan aman. Ga ada piring pecah atau makanan tumpah. Sepupu2 sudah beranjak dewasa dan sudah mengerti apa konsekuensi yang akan mereka dapatkan kalau memecahkan piring dan membuang2 makanan di rumah orang. Yang parah sih anak2 teman2 kantor ayahku yang masih kecil2. Mereka saling berebut makanan ampe buka2 kulkas segala. Repot dah.

Yang menarik dari lebaran taun ini adalah pertama kalinya aku berkaraoke (sedih banget ya?? Hu..hu..hu). Itu loh, kegiatan dimana kita mengenakan baju putih-putih dengan ikat pinggang warna warni dan yang paling tinggi tingkatannya tu warna item atau sering disebut ban hitam. Eh salah, itu mah kara-o-te, hehehe (yeahh garink i know).

Entah siapa yang mengusulkan pertama kali, pokoknya di siang hari, abang sepupuku nelfon dan ngajak aku dan adikku buat karaokean nanti malamnya. Di tempat karaoke pula, tempat yang ga pernah aku datangin. Jadi malemnya kami beramai2 pergi ke tempat karaoke yang namanya ”Karaoke Keluarga”. Hari itu hari pertama lebaran dan tempat itu ramai sangat. Kami semuanya bersepuluh dan semuanya tu sepupu2, no parents are allowed. Hehehe. Jadi aku masuk keruangan yang sebelumnya belum pernah ku masuki. Tempat yang gelap berisi layar yang bersar dengan lampu disko dan komputer buat milih lagu. Lagu pertama tu ‘cinta tak pernah sama’-nya nidji. Begitu juga dengan lagu kedua dan ketiga, karena masih belajar cara mengoperasikan karaokenya. Jadi kami tiga kali nyanyi lagu yang sama. Hehehe. Setelah tau, kami pilih2 lagu yang disukai dan mulai bergoyang, menggelinjang, berputar2 persis kayak orang gila yang kesurupan. Pokoknya gila2an lah. Dan saat itu baru aku sadari, setelah beberapa lagu, kalo ternyata suaraku....

Entah karena terlalu semangat nyanyi (maklum belum pernah) atau karena diambil Tuhan yang merasa suaraku sangat mengganggu ketertiban umum. Lalu aku berhenti beberapa saat dan minum air putih. Setelah diam agak lama suaraku pun kembali tapi tidak seperti biasanya, yang keluar malah suara serak2 kaya mak lampir lagi dicekek gerandong. Jadinya aku diem lagi, takut kalo2 ada orang yang tiba2 manggil polisi karena ketakutan. Saat lagu terakhir (sweet child o mine-nya GNR), suaraku udah kembali semula lagi jadi nanyi2 lagi deh. Hehehe. Dan terakhir waktu bayar, ternyata ….

Gile ga tu?? Rupanya omku kenal dengan bosnya tu karaoke dan kami di charge free, siaaall, tau gitu pesen makan juga. Hehehe. Kami pulang setelah makan malem di luar, sekitar jam2 11 malem gitu.

Foto2nya mana pi??? Ya itu dia, foto2nya mana ya?? Karena kemarin yang bawa kamera tu sepupu2, jadi aku ga punya dokumentasi. Kalo kalian para sepupu2ku baca tulisan ini, MANA FOTO2 KUUUUU…???? harap segera diserahkan dalam 24 jam kedepan.

Dan ni aku kasi salah satu lagu yang kami nyanyikan waktu karaokean. sebuah lagu terkenal yang muncul di film laskar pelangi, sebuah lagu yang dijamin kalian buat bergoyang..



Ayo Blogger.. Digoyaaaaag....

OK deh. Gitu dulu, maaf lahir batin ya...

Senin, 22 September 2008

(Sok) Sibuk

update !!!

Udah beberapa hari ini aku sama sekali ga ngenet. Awal2 minggu lalu aku sok sibuk pergi pulang - balik kampus buat bertemu doping (dosen pembimbing) ku. Lagi pula aku emang males di rumah karena rumahku lagi di cat ulang. Dan aku ga tahan sama bau cat, mending nyium lem aibon deh. Aku sibuk berkonsultasi mengenai skirpsiku yang udah mengambang jauh ke awan. Kami berkonsultasi bagaimana cara mengambil kembali skripsiku itu. Apakah dengan cara mengambil pake galah atau menembak jatuh si skripsi. Tapi jawaban2 si dosen yang seperti "iya, ni pasti kamu bisa selesaikan dalam seminggu" atau "dalam sebulan kamu dah bisa maju" atau "kamu ganteng banget dah punya pacar blom??" (eh ga ding. pertanyaan yang ketiga tu terjadi di mimpi aku. waktu aku ketemu ma dian satro. Untuk diketahui bahwa dosenku bukan homo dan dia telah memiliki keluarga bahagia), kayaknya sama sekali ga membantuku buat ngerjain skirpsi jadinya aku terkena penyakit yang mungkin dijangkit oleh tiap2 mahasiswa yang lagi skripsi, yaitu



Jadi di akhir2 minggu aku mendadak males ketemu dosen ku dan memilih:


Aduh rasanya badan ini males kali bergerak.

Tapi untungnya kemalesan ini tidak berlangsung lama (maksudnya tidak berlangsung dengan aku yang tidur2an terus di kamar), karena ada seorang teman yang berbaik hati membagi koleksinya padaku yaitu :


Yup, Friends. Friends adalah salah satu serial sit-kom terbaik sepanjang masa. Temanku itu punya serial Friends dari season 5 ampe 10. dan saat menulis posting ini aku sedang menyelesaikan season 5 nya. hehehe. Mau ga mau melihat friends aku jadi lupa bentar tentang skripsiku. Hari2 di akhir minggu ku pake buat nonton dan nonton. Melihat kekonyolon Joey, kepolosan Ross, hubungan Chandler dan Monica, keanehan Phoebe, kelakuan Rachel bikin aku tertawa tersedu2. Wah pokoknya ni serial top abis lah. Kalo mo donwload soundtraknya klik di bawah ini

The Rembrants - I'll be there for you

Dijamin ngakak ampe bengkak. Hehehe.

Oya beberapa hari ni aku kena sariawan yang agak2 mengganggu, ada yang tau cara ngatasinnya ga ya??

OK, gitu dulu deh. Mo nonton Friends lagi nih.




updatenya...

Karena kemarin banyak yang nanya tentang spoiler, ni aku kasi linknya mas ianz hobbitz. Beliau lebih baik dari saya dalam menerangkan code2 HTML untuk bikin Spoiler (abisnya aku ga ngerti cara nampilkan code HTMLnya). Linknya adalah sebagai berikut kode HTML untuk bikin spoiler. Tinggal baca dan copy-paste aja kodenya. Ayo semua berspoiler ria. Hurray.

Minggu, 17 Agustus 2008

Ganti Banner...

Dan entah ada hubungannya dengan hari kemerdekaan atau enggak, hari ini saya mengganti banner saya. Seperti yang kita tahu ada beberapa virus yang berasal dari binatang, kaya flu burung, anjing gila, sapi gila dll. Dan yang terbaru adalah kambing kayang. Virus ini dipopulerkan oleh orang ini di posting2nya yang ini dan ini. Dan saya pun terkena imbasnya. Hari itu hari Rabu, teman saya, ozie akan menemui dosen pembimbingnya di Harapan, saya dan momo ikut meramaikan. Hari itu sangat panas, panasnya bisa membuat orang2 kaya saya dan momo kehilangan pikiran untuk sementara dan kena virus tadi. Jadi saat ozie menemui dosennya, kami berdua pergi ke air mancur.

Model : Aku

Fotografer : Momo

Camera : N90-nya Ozie

Location : Air mancur Mandiri jl. Sudirman Medan

Apa yang terjadi jika ada Model coverboy yang keren + Fotografer (gila) + kamera (henpon) canggih dan tempat yang eksotis dijumlahkan? Hasilnya adalah sebuah foto yang hebat!! Foto kayang yang sempurna, meskipun diambil di tengah2 lalu – lalang jalan protokol dan diantara tatapan kasihan (kasian ya masih muda dah gila) dari para pengendara mobil dan motor yang melesat, sang model (yang keren) berhasi membentuk huruf ”U” sempurna, bentuk yang dikabarkan akan mendapatkan medali emas di olimpiade Beijing jika para pesenam mampu melakukannya. EKSOTISSS!!

Foto itulah yang menjadi banner saya, gaya yang membuat si model mengalami sakit pinggang untuk sementara waktu. Kalo ada yang penasaran dengan kegantengan si model yang lain, dengan penuh penyesalan saya beritahukan Tidak ada foto2 lain. Ada sih foto yang kedua, tapi nurut saya hasilnya jelek, jadi ga diupload. Lagi pula kami berdua sesungguhnya adalah makhluk Tuhan yang pemalu jadi setelah dua kali jepret2, kami memutuskan untuk segera pergi dari situ, karena malu kalo tiba2 ada sahabat orang tua kami melihat dan menjadikan kejadian itu bahan pergunjingan di arisan (Eh tau ga jeng, mosok anaknya ibu itu, iyah yang keren itu, mosok kayang2 di tengah jalan, padahal dia keren loh, aneh ya??) dan kami takut pada pak polisi yang lagi jaga di situ tapi sebenarnya sih kami takut sama orang gila yang biasa mandi di situ.

Saya persilahkan bagi orang2 yang pengen muntah atau kebelet boker setelah melihat banner saya. Ayo jangan di tahan, nanti malah sakit. Tidak disarankan bagi ibu hamil untuk melihat gambar tersebut karena dikhawatirkan akan mengalami shock dan mendadak melahirkan anak bayi kayang karena terkena virus kambing kayang.

Perhatian virus ini menular melalui pandangan mata. Jadi hati2lah.

Yooooossshhh!!!